{"id":101408,"date":"2025-07-03T08:00:45","date_gmt":"2025-07-03T01:00:45","guid":{"rendered":"https:\/\/wisewebster.com\/?p=101408"},"modified":"2025-06-25T00:05:57","modified_gmt":"2025-06-24T17:05:57","slug":"cara-kerja-dan-manfaat-peer-to-peer-network","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/cara-kerja-dan-manfaat-peer-to-peer-network\/","title":{"rendered":"Cara Kerja dan Manfaat Peer to Peer Network"},"content":{"rendered":"<p>Hai WiseSob! Pernah nggak kepikiran gimana file bisa saling dikirim langsung antar komputer tanpa perlu server pusat? Di balik kemudahan itu ada teknologi bernama <em>peer to peer<\/em> alias P2P. Sistem ini jadi tulang punggung berbagai <a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/7-inovasi-digital-marketing-b2b-bantai-kompetitor\/\" data-wpil-monitor-id=\"464\">inovasi digital, mulai dari torrent sampai blockchain<\/a>. Di artikel ini, kami bakal kupas tuntas cara kerja, kelebihan, dan kapan P2P cocok digunakan.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_79_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-transparent ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Outline:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/cara-kerja-dan-manfaat-peer-to-peer-network\/#Apa_Itu_Peer_to_Peer_P2P\" >Apa Itu Peer to Peer (P2P)?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/cara-kerja-dan-manfaat-peer-to-peer-network\/#Contoh_Penggunaan_Peer_to_Peer_dalam_Dunia_Nyata\" >Contoh Penggunaan Peer to Peer dalam Dunia Nyata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/cara-kerja-dan-manfaat-peer-to-peer-network\/#Cara_Kerja_Peer_to_Peer_Network\" >Cara Kerja Peer to Peer Network<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/cara-kerja-dan-manfaat-peer-to-peer-network\/#Kelebihan_dan_Kekurangan_Peer_to_Peer\" >Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/cara-kerja-dan-manfaat-peer-to-peer-network\/#Peer_to_Peer_vs_Client-Server_Mana_yang_Lebih_Baik\" >Peer to Peer vs Client-Server: Mana yang Lebih Baik?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/cara-kerja-dan-manfaat-peer-to-peer-network\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/cara-kerja-dan-manfaat-peer-to-peer-network\/#Related_Posts\" >Related Posts<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Peer_to_Peer_P2P\"><\/span>Apa Itu Peer to Peer (P2P)?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kalau kita bicara soal <a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/nomor-ip-address-cara-kerja-dan-jenis-jenisnya\/\" data-wpil-monitor-id=\"463\">jaringan komputer<\/a>, kebanyakan orang mungkin langsung membayangkan ada satu server pusat besar yang mengatur semuanya. Nah, sistem seperti itu memang umum\u2014disebut model client-server, di mana ada satu pihak yang melayani dan yang lainnya menerima layanan. Tapi beda cerita dengan sistem <em>peer to peer<\/em> alias P2P. Dalam jaringan P2P, setiap perangkat atau komputer yang terhubung memiliki kedudukan yang sama. Mereka bisa sekaligus menjadi pengirim (<em>server<\/em>) dan penerima (<em>client<\/em>) data. Jadi, tidak ada pusat pengendali utama, semua saling terhubung langsung satu sama lain.<\/p>\n<p>Bayangkan begini, WiseSob: model client-server itu seperti minimarket. Ada satu kasir yang melayani semua pembeli. Semua transaksi harus lewat satu titik. Sementara itu, model P2P lebih mirip seperti arisan keluarga. Semua orang bisa saling memberi dan menerima uang atau informasi, tanpa harus antre ke satu orang saja. Model ini memungkinkan pertukaran <a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/apa-itu-rdm-pengertian-dan-fungsinya-dalam-dunia-database\/\">data yang cepat, hemat biaya, dan cukup fleksibel<\/a>\u2014terutama saat digunakan dalam skala komunitas atau kebutuhan terdesentralisasi.<\/p>\n<p>Itulah kenapa P2P banyak dipakai dalam aplikasi seperti torrent, sistem blockchain, atau transfer file lokal. Karena semua perangkat aktif berkontribusi, jaringan ini bisa makin kuat seiring bertambahnya pengguna yang terlibat.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Penggunaan_Peer_to_Peer_dalam_Dunia_Nyata\"><\/span>Contoh Penggunaan Peer to Peer dalam Dunia Nyata<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Agar lebih kebayang seperti apa penerapan peer to peer dalam kehidupan sehari-hari, yuk kita lihat beberapa contoh nyata berikut ini, WiseSob:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Torrent (BitTorrent, uTorrent)<\/strong><br \/>\nIni mungkin salah satu contoh paling populer dari sistem P2P. Ketika kamu mengunduh file lewat torrent, kamu nggak cuma mengambil file dari satu server, tapi dari banyak pengguna lain yang juga punya potongan file tersebut.<\/li>\n<li><strong>Blockchain (Bitcoin, Ethereum)<\/strong><br \/>\nDunia kripto dan teknologi blockchain sepenuhnya dibangun di atas sistem peer to peer. Setiap pengguna (node) punya salinan data dan berperan dalam memverifikasi transaksi, tanpa harus bergantung pada lembaga pusat seperti bank.<\/li>\n<li><strong>Aplikasi transfer file lokal<\/strong><br \/>\nBeberapa aplikasi seperti SHAREit atau Zapya memungkinkan dua perangkat saling mengirim file secara langsung tanpa internet, memanfaatkan WiFi lokal sebagai jaringan P2P sementara.<\/li>\n<li><strong>Software lama seperti eMule dan Napster<\/strong><br \/>\nPada masa awal internet, layanan berbagi musik seperti Napster atau eMule memungkinkan pengguna berbagi lagu langsung dari komputer ke komputer, tanpa server pusat. Meskipun sekarang sudah jarang digunakan, mereka menjadi pelopor sistem distribusi desentralisasi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dari contoh-contoh tadi, bisa dilihat bahwa teknologi P2P bukan cuma teori\u2014tapi sudah sangat aktif digunakan dalam berbagai aplikasi yang mungkin sudah WiseSob pakai sehari-hari.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Kerja_Peer_to_Peer_Network\"><\/span>Cara Kerja Peer to Peer Network<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_101410\" aria-describedby=\"caption-attachment-101410\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-101410\" src=\"https:\/\/wisewebster.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ilustrasi-cara-kerja-jaringan-peer-to-peer-di-mana-tiap-komputer-saling-berbagi-tanpa-server-pusat-300x300.jpeg\" alt=\"Ilustrasi cara kerja jaringan peer to peer di mana tiap komputer saling berbagi tanpa server pusat\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/wisewebster.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ilustrasi-cara-kerja-jaringan-peer-to-peer-di-mana-tiap-komputer-saling-berbagi-tanpa-server-pusat-300x300.jpeg 300w, https:\/\/wisewebster.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ilustrasi-cara-kerja-jaringan-peer-to-peer-di-mana-tiap-komputer-saling-berbagi-tanpa-server-pusat-150x150.jpeg 150w, https:\/\/wisewebster.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ilustrasi-cara-kerja-jaringan-peer-to-peer-di-mana-tiap-komputer-saling-berbagi-tanpa-server-pusat-768x768.jpeg 768w, https:\/\/wisewebster.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ilustrasi-cara-kerja-jaringan-peer-to-peer-di-mana-tiap-komputer-saling-berbagi-tanpa-server-pusat-12x12.jpeg 12w, https:\/\/wisewebster.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ilustrasi-cara-kerja-jaringan-peer-to-peer-di-mana-tiap-komputer-saling-berbagi-tanpa-server-pusat.jpeg 1024w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-101410\" class=\"wp-caption-text\">Dibantu oleh AI &#8211; Ilustrasi cara kerja jaringan peer to peer di mana tiap komputer saling berbagi tanpa server pusat<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bayangkan sebuah <a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/bagaimana-cara-kerja-firewall-di-jaringan-komputer\/\" data-wpil-monitor-id=\"465\">jaringan kecil di mana semua komputer terhubung langsung<\/a> satu sama lain, seperti simpul-simpul dalam jaring laba-laba digital. Tidak ada pusat kendali, tidak ada server utama\u2014semua simpul bisa saling berbagi. Inilah prinsip dasar dari jaringan peer to peer yang membuatnya begitu fleksibel dan efisien. Untuk membantu WiseSob memahami cara kerjanya, berikut ini langkah demi langkah alur kerjanya dalam proses berbagi file, misalnya saat mengunduh film via torrent:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Komputer A mencari file<\/strong><br \/>\nPengguna di Komputer A ingin mengunduh sebuah file. Ia membuka aplikasi P2P (seperti uTorrent) dan mencari file tersebut di jaringan.<\/li>\n<li><strong>Sistem menemukan rekan yang punya file<\/strong><br \/>\n<a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/apa-itu-lan-dan-cara-kerjanya-di-jaringan-komputer\/\" data-wpil-monitor-id=\"466\">Jaringan P2P akan mendeteksi komputer<\/a> lain (misalnya B, C, dan D) yang memiliki file itu, baik sebagian maupun keseluruhan.<\/li>\n<li><strong>A mulai unduh dari B, C, dan D sekaligus<\/strong><br \/>\nDaripada hanya dari satu sumber, Komputer A akan mengunduh berbagai bagian file secara paralel dari B, C, dan D.<\/li>\n<li><strong>A juga ikut jadi pengirim bagi yang lain<\/strong><br \/>\nSetelah sebagian file berhasil diunduh, A otomatis menjadi sumber baru bagi pengguna lain yang ingin file itu.<\/li>\n<li><strong>Jaringan tumbuh makin kuat<\/strong><br \/>\nSemakin banyak pengguna yang bergabung dan berbagi, semakin cepat dan stabil pula proses berbagi file di jaringan tersebut.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Sistem seperti ini menjadikan P2P sangat cocok untuk distribusi data yang cepat dan masif tanpa biaya server besar.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_dan_Kekurangan_Peer_to_Peer\"><\/span>Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seperti teknologi lainnya, sistem peer to peer juga punya sisi kelebihan dan kekurangan. Buat WiseSob yang penasaran apakah model ini cocok untuk kebutuhan tertentu, berikut rangkumannya:<\/p>\n<p><strong>Kelebihan:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/www.dewaweb.com\/blog\/mengenal-jaringan-peer-to-peer\/?utm_source=chatgpt.com\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><strong>Tidak butuh server pusat<\/strong><\/a><br \/>\nSetiap perangkat bisa saling bertukar data langsung, tanpa harus bergantung pada server tunggal.<\/li>\n<li><strong>Skalabilitas tinggi<\/strong><br \/>\nSemakin banyak perangkat yang bergabung, justru jaringan bisa makin cepat dan stabil.<\/li>\n<li><strong>Biaya operasional rendah<\/strong><br \/>\nKarena tidak perlu beli atau rawat server besar, sistem ini lebih hemat biaya.<\/li>\n<li><strong>Tahan gangguan (failover kuat)<\/strong><br \/>\nKalau satu node mati, data masih bisa didapat dari node lain yang aktif.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Kekurangan:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Anonymous_P2P?utm_source=chatgpt.com\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\"><strong>Keamanan lebih rentan<\/strong><\/a><br \/>\nKarena semua node bisa saling akses, risiko penyebaran virus atau malware bisa lebih tinggi.<\/li>\n<li><strong>Sulit dikelola<\/strong><br \/>\nTanpa pusat kontrol, lebih sulit mengatur lalu lintas data atau memantau aktivitas.<\/li>\n<li><strong>Bisa lambat jika node sedikit<\/strong><br \/>\nKecepatan sangat tergantung pada jumlah dan kualitas koneksi node yang aktif.<\/li>\n<li><strong>Tidak ideal untuk transaksi sensitif<\/strong><br \/>\nSistem tanpa pengawasan terpusat kurang cocok untuk data yang butuh kontrol tinggi, seperti keuangan atau identitas pribadi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dari semua poin di atas, jelas bahwa P2P bukan teknologi yang cocok untuk semua jenis proyek. Tapi kalau digunakan di konteks yang pas\u2014seperti distribusi data, komunitas, atau sistem desentralisasi\u2014teknologi ini bisa sangat powerful dan efisien.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peer_to_Peer_vs_Client-Server_Mana_yang_Lebih_Baik\"><\/span>Peer to Peer vs Client-Server: Mana yang Lebih Baik?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Memilih antara sistem peer to peer dan client-server itu seperti memilih kendaraan: masing-masing punya kelebihan tergantung ke mana tujuan kita. Dalam sistem client-server, semua data dan layanan terpusat di satu server utama. Ini cocok banget buat bisnis seperti toko online, di mana perlu kontrol penuh atas data pelanggan, transaksi, dan pengelolaan produk. Misalnya, ketika WiseSob belanja di e-commerce, server pusat memproses pesanan, menyimpan histori pembelian, dan mengatur stok barang secara terpusat\u2014rapi dan aman.<\/p>\n<p>Di sisi lain, peer to peer jauh lebih fleksibel dan hemat. Sistem ini ideal digunakan saat ingin berbagi data secara langsung dan cepat antar pengguna, seperti saat saling bertukar lagu, video, atau dokumen di komunitas terbuka. Contohnya, komunitas penggemar musik indie bisa saling berbagi karya tanpa perlu upload ke satu server pusat. Begitu juga aplikasi seperti torrent atau platform berbasis blockchain yang mengandalkan kolaborasi banyak pihak.<\/p>\n<p>Jadi, mana yang lebih baik? Jawabannya: tergantung. Kalau WiseSob butuh kontrol dan keamanan tinggi, client-server adalah pilihan utama. Tapi kalau tujuannya adalah berbagi dan efisiensi, peer to peer bisa jadi solusi cerdas. Memahami konteks penggunaan adalah kunci untuk memilih sistem yang paling sesuai.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Jadi, WiseSob, tanpa kita sadari, teknologi peer to peer ternyata sudah jadi bagian dari aktivitas digital kita sehari-hari\u2014entah saat berbagi file, menikmati musik, atau bahkan bertransaksi di dunia kripto. Memahami cara kerja dan karakteristiknya bisa membantu kita memilih solusi yang paling cocok untuk kebutuhan digital masa kini. Kalau kamu punya pengalaman atau pertanyaan seputar P2P, jangan ragu buat berbagi di kolom komentar ya! Kami senang bisa ngobrol bareng kamu. Sampai jumpa di artikel berikutnya, WiseSob\u2014tetap semangat belajar teknologi dengan santai!<\/p>\n<style>\r\n.lwrp.link-whisper-related-posts{\r\n            \r\n            margin-top: 40px;\nmargin-bottom: 30px;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-title{\r\n            \r\n            \r\n        }.lwrp .lwrp-description{\r\n            \r\n            \r\n\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-container{\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-multi-container{\r\n            display: flex;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-double{\r\n            width: 48%;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-triple{\r\n            width: 32%;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-row-container{\r\n            display: flex;\r\n            justify-content: space-between;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-row-container .lwrp-list-item{\r\n            width: calc(25% - 20px);\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item:not(.lwrp-no-posts-message-item){\r\n            \r\n            \r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item img{\r\n            max-width: 100%;\r\n            height: auto;\r\n            object-fit: cover;\r\n            aspect-ratio: 1 \/ 1;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item.lwrp-empty-list-item{\r\n            background: initial !important;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-link .lwrp-list-link-title-text,\r\n        .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-no-posts-message{\r\n            \r\n            \r\n            \r\n            \r\n        }@media screen and (max-width: 480px) {\r\n            .lwrp.link-whisper-related-posts{\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-title{\r\n                \r\n                \r\n            }.lwrp .lwrp-description{\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-multi-container{\r\n                flex-direction: column;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-multi-container ul.lwrp-list{\r\n                margin-top: 0px;\r\n                margin-bottom: 0px;\r\n                padding-top: 0px;\r\n                padding-bottom: 0px;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-double,\r\n            .lwrp .lwrp-list-triple{\r\n                width: 100%;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-row-container{\r\n                justify-content: initial;\r\n                flex-direction: column;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-row-container .lwrp-list-item{\r\n                width: 100%;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-item:not(.lwrp-no-posts-message-item){\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-link .lwrp-list-link-title-text,\r\n            .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-no-posts-message{\r\n                \r\n                \r\n                \r\n                \r\n            };\r\n        }<\/style>\r\n<div id=\"link-whisper-related-posts-widget\" class=\"link-whisper-related-posts lwrp\">\r\n            <h2 class=\"lwrp-title\">Related Posts<\/h2>    \r\n        <div class=\"lwrp-list-container\">\r\n                                            <div class=\"lwrp-list-multi-container\">\r\n                    <ul class=\"lwrp-list lwrp-list-double lwrp-list-left\">\r\n                        <li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/9-tips-email-perusahaan-kredibilitas-meningkat\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">9 Tips Email Perusahaan, Kredibilitas Meningkat<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/9-plugin-wordpress-untuk-optimasi-e-commerce\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">9 Plugin WordPress untuk Optimasi E-commerce<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/http-merupakan-singkatan-dari-apa-dan-fungsinya\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">HTTP Merupakan Singkatan dari Apa dan Fungsinya<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/10-fitur-tersembunyi-elementor-wordpress-wajib-tahu\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">10 Fitur Tersembunyi Elementor WordPress, Wajib Tahu<\/span><\/a><\/li>                    <\/ul>\r\n                    <ul class=\"lwrp-list lwrp-list-double lwrp-list-right\">\r\n                        <li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/vps-murah-20-ribu-apakah-worth-it-ini-kelebihan-dan-risikonya\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">VPS Murah 20 Ribu: Apakah Worth It? Ini Kelebihan dan Risikonya<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/9-cara-menggandakan-marketing-roi-terbukti-efektif\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">9 Cara Menggandakan Marketing ROI: Terbukti Efektif<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/10-taktik-curang-conversion-rate-optimization\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">10 Taktik Curang Conversion Rate Optimization<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/11-fitur-website-profil-desa-upgrade-sekarang\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">11 Fitur Website Profil Desa, Upgrade Sekarang<\/span><\/a><\/li>                    <\/ul>\r\n                <\/div>\r\n                        <\/div>\r\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenal apa itu peer to peer, cara kerjanya dalam jaringan, serta kelebihan dan kekurangannya dibanding client-server secara ringkas.<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":101409,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":4,"footnotes":""},"categories":[450],"tags":[],"class_list":["post-101408","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-code"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101408","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=101408"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101408\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":102287,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101408\/revisions\/102287"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/101409"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=101408"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=101408"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=101408"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}