{"id":104653,"date":"2025-10-01T20:00:11","date_gmt":"2025-10-01T13:00:11","guid":{"rendered":"https:\/\/wisewebster.com\/?p=104653"},"modified":"2025-10-05T12:17:44","modified_gmt":"2025-10-05T05:17:44","slug":"header","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/","title":{"rendered":"Header dan Fungsinya di Website, HTML, dan HTTP"},"content":{"rendered":"<p>Pernah dengar istilah <strong>header<\/strong> saat ngoprek website atau baca tutorial pemrograman? Istilah ini sering muncul di berbagai konteks: dari coding HTML, jaringan HTTP, sampai desain layout di WordPress. Menariknya, makna \u201cheader\u201d bisa sedikit berbeda tergantung di mana ia dipakai. Nah, di artikel ini kami akan bahas secara lengkap apa itu header, fungsi-fungsinya, dan bagaimana cara mengoptimalkannya, terutama untuk website modern seperti yang sering kami bangun di WiseWebster.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_79_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-transparent ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Outline:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Apa_Itu_Header\" >Apa Itu Header?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Header_di_HTML_dan_Website\" >Header di HTML dan Website<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Fungsi_Header_di_Halaman_Website\" >Fungsi Header di Halaman Website<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Header_dalam_HTTP_Header_Request_dan_Response\" >Header dalam HTTP (Header Request dan Response)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Header_dalam_Dunia_Pemrograman\" >Header dalam Dunia Pemrograman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Header_di_WordPress_dan_CMS_Modern\" >Header di WordPress dan CMS Modern<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Header_dan_SEO_Bagian_Kecil_yang_Berdampak_Besar\" >Header dan SEO: Bagian Kecil yang Berdampak Besar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Header_Responsif_dan_UX\" >Header Responsif dan UX<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Optimasi_Header_untuk_Performa_Website\" >Optimasi Header untuk Performa Website<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Kesalahan_Umum_di_Header_Website\" >Kesalahan Umum di Header Website<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/header\/#Related_Posts\" >Related Posts<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Header\"><\/span>Apa Itu Header?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Secara sederhana, <strong>header<\/strong> bisa diartikan sebagai bagian paling atas dari suatu struktur \u2014 baik itu halaman web, file, maupun paket data. Dalam dunia web, header biasanya berisi informasi penting seperti judul halaman, navigasi, logo, atau metadata yang membantu browser dan pengguna memahami konten.<\/p>\n<p>Namun, di dunia pemrograman atau jaringan, header bisa berarti hal lain. Misalnya dalam HTTP (protokol komunikasi web), header berisi informasi teknis tentang permintaan dan respons antara client dan server, seperti jenis konten, bahasa, status kode, dan sebagainya. Jadi, konteks penggunaan menentukan arti dan fungsinya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Header_di_HTML_dan_Website\"><\/span>Header di HTML dan Website<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kalau kamu sedang bikin website dari nol, istilah header biasanya mengacu pada bagian atas halaman yang tampil pertama kali. Di sinilah logo, menu navigasi, dan tombol penting seperti \u201cHubungi Kami\u201d atau \u201cBuat Website Sekarang\u201d berada. Elemen ini penting banget karena jadi identitas visual dan pintu utama interaksi pengunjung.<\/p>\n<p>Contoh sederhana struktur HTML header bisa seperti ini:<\/p>\n<pre><code>&lt;header&gt;\r\n  &lt;div class=&quot;logo&quot;&gt;WiseWebster&lt;\/div&gt;\r\n  &lt;nav&gt;\r\n    &lt;ul&gt;\r\n      &lt;li&gt;&lt;a href=&quot;\/en\/&quot;&gt;Home&lt;\/a&gt;&lt;\/li&gt;\r\n      &lt;li&gt;&lt;a href=&quot;\/en\/layanan\/&quot;&gt;Layanan&lt;\/a&gt;&lt;\/li&gt;\r\n      &lt;li&gt;&lt;a href=&quot;\/en\/kontak\/&quot;&gt;Kontak&lt;\/a&gt;&lt;\/li&gt;\r\n    &lt;\/ul&gt;\r\n  &lt;\/nav&gt;\r\n&lt;\/header&gt;\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Struktur di atas sederhana, tapi sudah cukup mewakili konsep dasar: sebuah elemen yang muncul paling atas, mengatur navigasi, dan membantu pengunjung berpindah antarhalaman. Dalam WordPress atau website builder modern, bagian ini biasanya bisa diatur dari menu \u201cCustomize\u201d atau \u201cHeader Builder\u201d.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Header_di_Halaman_Website\"><\/span>Fungsi Header di Halaman Website<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Header punya peran strategis, bukan cuma estetika. Berikut beberapa fungsinya:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Identitas dan branding:<\/strong> Logo, tagline, dan elemen warna di header mencerminkan brand secara visual.<\/li>\n<li><strong>Navigasi utama:<\/strong> Membantu pengunjung berpindah halaman tanpa kebingungan.<\/li>\n<li><strong>Call to Action (CTA):<\/strong> Tombol \u201cDaftar Sekarang\u201d atau \u201cHubungi Kami\u201d sering ditempatkan di header agar mudah dilihat.<\/li>\n<li><strong>SEO &amp; aksesibilitas:<\/strong> Struktur header yang rapi memudahkan Google memahami hierarki halaman, terutama jika ada heading H1 dan navigasi semantik.<\/li>\n<li><strong>Pengalaman pengguna (UX):<\/strong> Header yang responsif, ringan, dan mudah digunakan memperkuat kesan profesional.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Header_dalam_HTTP_Header_Request_dan_Response\"><\/span>Header dalam HTTP (Header Request dan Response)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Kalau kamu sering berurusan dengan backend atau API, istilah header di sini punya makna teknis yang lebih spesifik. Header HTTP adalah kumpulan pasangan \u201ckey: value\u201d yang dikirim dalam setiap permintaan (request) dan balasan (response) antara browser dan server. Contohnya, ketika browser kamu membuka halaman WiseWebster, ia mengirim request header ke server, dan server membalas dengan response header yang berisi info konten.<\/p>\n<p>Berikut contoh sederhananya:<\/p>\n<pre><code>Request Header:\r\nGET \/ HTTP\/1.1\r\nHost: wisewebster.com\r\nUser-Agent: Mozilla\/5.0\r\nAccept-Language: en-US\r\n\r\nResponse Header:\r\nHTTP\/1.1 200 OK\r\nContent-Type: text\/html; charset=UTF-8\r\nCache-Control: max-age=3600\r\nServer: LiteSpeed\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Header semacam ini menentukan bagaimana browser menampilkan halaman, apakah file bisa di-cache, dan bahkan apakah sebuah request diizinkan (misalnya lewat <code>Access-Control-Allow-Origin<\/code> untuk CORS). Jadi, meskipun tidak terlihat oleh pengguna biasa, bagian ini sangat penting untuk performa, keamanan, dan komunikasi antara client-server.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Header_dalam_Dunia_Pemrograman\"><\/span>Header dalam Dunia Pemrograman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Istilah \u201cheader\u201d juga sering muncul di dunia coding, terutama dalam bahasa seperti C, C++, atau PHP. Di konteks ini, header file biasanya berisi deklarasi fungsi, konstanta, atau variabel global yang bisa dipanggil di file lain. Dengan sistem ini, kode jadi modular dan mudah dikelola.<\/p>\n<p>Contohnya di C:<\/p>\n<pre><code>#include &lt;stdio.h&gt;\r\n#include \"myheader.h\"\r\n<\/code><\/pre>\n<p>File <code>myheader.h<\/code> bisa berisi deklarasi fungsi atau struktur data yang digunakan di berbagai bagian program. Tujuannya untuk memisahkan antara definisi (implementasi) dan antarmuka (interface) agar lebih bersih dan reusable.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Header_di_WordPress_dan_CMS_Modern\"><\/span>Header di WordPress dan CMS Modern<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Di WordPress, header adalah bagian layout yang muncul di seluruh halaman situs. Biasanya disimpan di file <code>header.php<\/code> dalam tema. Di sinilah kamu bisa menambahkan logo, menu navigasi, hingga skrip penting seperti Google Analytics atau Meta Pixel.<\/p>\n<p>Contoh potongan kode di <code>header.php<\/code>:<\/p>\n<pre><code>&lt;?php wp_head(); ?&gt;\r\n&lt;header id=&quot;site-header&quot;&gt;\r\n  &lt;div class=&quot;container&quot;&gt;\r\n    &lt;?php the_custom_logo(); ?&gt;\r\n    &lt;nav class=&quot;main-navigation&quot;&gt;\r\n      &lt;?php wp_nav_menu(array(&#039;theme_location&#039; =&gt; &#039;primary&#039;)); ?&gt;\r\n    &lt;\/nav&gt;\r\n  &lt;\/div&gt;\r\n&lt;\/header&gt;\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Fungsi <code>wp_head()<\/code> dan <code>the_custom_logo()<\/code> dipakai untuk memanggil komponen yang sudah diset dari dashboard. Jadi kamu nggak perlu ngoding dari nol untuk menampilkan logo atau menu. Kalau kamu pakai page builder seperti Elementor, header bisa disusun lewat drag-and-drop dengan lebih fleksibel, termasuk sticky header (yang tetap di atas saat di-scroll).<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Header_dan_SEO_Bagian_Kecil_yang_Berdampak_Besar\"><\/span>Header dan SEO: Bagian Kecil yang Berdampak Besar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Banyak orang mengira header cuma urusan desain, padahal punya dampak besar buat SEO. Berikut beberapa alasan kenapa:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Struktur heading yang benar:<\/strong> Elemen H1, H2, dan seterusnya memberi sinyal ke Google tentang hierarki konten.<\/li>\n<li><strong>Metadata di header HTML:<\/strong> Tag seperti <code>&lt;meta&gt;<\/code>, <code>&lt;title&gt;<\/code>, dan <code>&lt;link rel=\"canonical\"&gt;<\/code> semua ditempatkan di dalam tag header (<code>&lt;head&gt;<\/code>), dan itu vital buat SEO.<\/li>\n<li><strong>Performance:<\/strong> File CSS dan script penting biasanya di-<em>load<\/em> di header. Jika tidak diatur dengan baik, bisa memperlambat halaman.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk performa terbaik, file CSS penting (critical CSS) bisa tetap di header, tapi script besar seperti JS eksternal lebih baik ditaruh di footer agar halaman utama cepat tampil.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Header_Responsif_dan_UX\"><\/span>Header Responsif dan UX<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pernah buka website dari HP tapi header-nya bikin kesel? Entah tombolnya terlalu kecil, menunya hilang, atau logo malah nutup konten. Inilah pentingnya desain header responsif. Di WiseWebster, kami selalu tes header di berbagai ukuran layar agar tetap nyaman diakses tanpa mengganggu fokus pembaca.<\/p>\n<p>Beberapa hal penting untuk header yang nyaman:<\/p>\n<ul>\n<li>Pastikan navigasi bisa diakses di semua perangkat (gunakan hamburger menu di mobile).<\/li>\n<li>Gunakan ukuran logo proporsional \u2014 jangan terlalu besar.<\/li>\n<li>Hindari efek sticky yang menutupi konten utama saat di-scroll.<\/li>\n<li>Jika pakai CTA di header, pastikan tetap terlihat tapi tidak mengganggu.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Optimasi_Header_untuk_Performa_Website\"><\/span>Optimasi Header untuk Performa Website<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Header yang berat bisa jadi penyebab utama halaman lambat dimuat. Berikut beberapa tips optimasinya:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Minimalkan request:<\/strong> Gabungkan file CSS\/JS bila memungkinkan.<\/li>\n<li><strong>Gunakan preload\/preconnect:<\/strong> Misalnya untuk font Google atau CDN agar koneksi lebih cepat.<\/li>\n<li><strong>Lazy load logo atau gambar kecil di header:<\/strong> Pastikan ukuran gambar sesuai kebutuhan, bukan 5 MB untuk logo kecil.<\/li>\n<li><strong>Gunakan cache header HTTP:<\/strong> Atur <code>Cache-Control<\/code> agar browser tidak perlu memuat ulang aset yang sama tiap kali halaman dibuka.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Optimasi kecil di header bisa berdampak besar pada skor Core Web Vitals, terutama LCP (Largest Contentful Paint) dan FID (First Input Delay).<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesalahan_Umum_di_Header_Website\"><\/span>Kesalahan Umum di Header Website<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Beberapa kesalahan yang sering kami temui saat melakukan audit website klien:<\/p>\n<ul>\n<li>Menempatkan terlalu banyak script di header sehingga load time membengkak.<\/li>\n<li>Desain header yang menutupi konten penting di layar pertama (above the fold).<\/li>\n<li>Tidak menambahkan tag meta penting seperti viewport atau canonical.<\/li>\n<li>Menu navigasi terlalu panjang dan membingungkan pengguna.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Padahal, perbaikan di area header seringkali bisa meningkatkan UX dan skor PageSpeed secara signifikan tanpa perlu ganti tema.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><strong>Header<\/strong> mungkin terlihat sederhana, tapi perannya sangat besar \u2014 baik dari sisi tampilan, struktur HTML, hingga performa dan SEO. Ia adalah wajah dari website dan jembatan antara manusia dan mesin (browser maupun search engine). Dengan menata header dengan benar, WiseSob bisa memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik sekaligus meningkatkan performa teknis website. Jadi, jangan remehkan bagian atas halaman \u2014 justru di sanalah kesan pertama tercipta.<\/p>\n<style>\r\n.lwrp.link-whisper-related-posts{\r\n            \r\n            margin-top: 40px;\nmargin-bottom: 30px;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-title{\r\n            \r\n            \r\n        }.lwrp .lwrp-description{\r\n            \r\n            \r\n\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-container{\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-multi-container{\r\n            display: flex;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-double{\r\n            width: 48%;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-triple{\r\n            width: 32%;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-row-container{\r\n            display: flex;\r\n            justify-content: space-between;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-row-container .lwrp-list-item{\r\n            width: calc(25% - 20px);\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item:not(.lwrp-no-posts-message-item){\r\n            \r\n            \r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item img{\r\n            max-width: 100%;\r\n            height: auto;\r\n            object-fit: cover;\r\n            aspect-ratio: 1 \/ 1;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item.lwrp-empty-list-item{\r\n            background: initial !important;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-link .lwrp-list-link-title-text,\r\n        .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-no-posts-message{\r\n            \r\n            \r\n            \r\n            \r\n        }@media screen and (max-width: 480px) {\r\n            .lwrp.link-whisper-related-posts{\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-title{\r\n                \r\n                \r\n            }.lwrp .lwrp-description{\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-multi-container{\r\n                flex-direction: column;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-multi-container ul.lwrp-list{\r\n                margin-top: 0px;\r\n                margin-bottom: 0px;\r\n                padding-top: 0px;\r\n                padding-bottom: 0px;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-double,\r\n            .lwrp .lwrp-list-triple{\r\n                width: 100%;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-row-container{\r\n                justify-content: initial;\r\n                flex-direction: column;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-row-container .lwrp-list-item{\r\n                width: 100%;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-item:not(.lwrp-no-posts-message-item){\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-link .lwrp-list-link-title-text,\r\n            .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-no-posts-message{\r\n                \r\n                \r\n                \r\n                \r\n            };\r\n        }<\/style>\r\n<div id=\"link-whisper-related-posts-widget\" class=\"link-whisper-related-posts lwrp\">\r\n            <h2 class=\"lwrp-title\">Related Posts<\/h2>    \r\n        <div class=\"lwrp-list-container\">\r\n                                            <div class=\"lwrp-list-multi-container\">\r\n                    <ul class=\"lwrp-list lwrp-list-double lwrp-list-left\">\r\n                        <li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/leads-artinya-calon-pelanggan-tapi-lebih-dalam-dari-itu\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Leads Artinya Calon Pelanggan, Tapi Lebih Dalam dari Itu<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/apa-itu-crawl-cara-kerja-mesin-pencari-menemukan-website-kamu\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Apa Itu Crawl? Cara Kerja Mesin Pencari Menemukan Website Kamu<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/apa-itu-email-dan-cara-kerjanya-di-internet\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Apa Itu Email dan Cara Kerjanya di Internet<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/apa-itu-it-kenalan-yuk-sama-dunia-teknologi\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Apa Itu IT? Kenalan Yuk Sama Dunia Teknologi<\/span><\/a><\/li>                    <\/ul>\r\n                    <ul class=\"lwrp-list lwrp-list-double lwrp-list-right\">\r\n                        <li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/nomor-va-adalah-kode-pembayaran-instan\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Nomor VA Adalah Kode Pembayaran Instan<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/lagi-cari-promo-vps-terbaik-ini-daftar-diskon-dan-tips-hematnya\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Lagi Cari Promo VPS Terbaik? Ini Daftar Diskon dan Tips Hematnya!<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/kenali-beragam-jenis-jenis-iklan-di-era-digital\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Kenali Beragam Jenis Jenis Iklan di Era Digital<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/vps-gratis-terbaik-untuk-belajar-dan-testing\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">VPS Gratis Terbaik untuk Belajar dan Testing<\/span><\/a><\/li>                    <\/ul>\r\n                <\/div>\r\n                        <\/div>\r\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah dengar istilah header saat ngoprek website atau baca tutorial pemrograman? Istilah ini sering muncul di berbagai konteks: dari coding HTML, jaringan HTTP, sampai desain layout di WordPress. Menariknya, makna \u201cheader\u201d bisa sedikit berbeda tergantung di mana ia dipakai. Nah, di artikel ini kami akan bahas secara lengkap apa itu header, fungsi-fungsinya, dan bagaimana cara [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":104654,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":19,"footnotes":""},"categories":[450],"tags":[],"class_list":["post-104653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-code"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=104653"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104653\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":105245,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104653\/revisions\/105245"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/104654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=104653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=104653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=104653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}