{"id":104725,"date":"2025-10-12T20:00:09","date_gmt":"2025-10-12T13:00:09","guid":{"rendered":"https:\/\/wisewebster.com\/?p=104725"},"modified":"2025-10-05T22:21:32","modified_gmt":"2025-10-05T15:21:32","slug":"interface-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/","title":{"rendered":"Interface adalah Konsep Penting dalam Pemrograman"},"content":{"rendered":"<p>Interface adalah salah satu konsep paling penting di dunia pemrograman modern. Baik kamu membuat aplikasi mobile, website, maupun sistem besar di backend, konsep interface selalu hadir di dalamnya. Lewat artikel ini, kami akan membahas pengertian interface, cara kerjanya, jenis-jenisnya, hingga contoh penerapannya agar WiseSob makin paham bagaimana peran interface membentuk arsitektur program yang rapi, fleksibel, dan mudah dikembangkan.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_79_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-transparent ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Outline:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/#Apa_Itu_Interface\" >Apa Itu Interface<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/#Fungsi_dan_Tujuan_Interface\" >Fungsi dan Tujuan Interface<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/#Struktur_Interface_dalam_Kode\" >Struktur Interface dalam Kode<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/#Perbedaan_Interface_dan_Abstract_Class\" >Perbedaan Interface dan Abstract Class<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/#Contoh_Penggunaan_Interface_dalam_Dunia_Nyata\" >Contoh Penggunaan Interface dalam Dunia Nyata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/#Interface_dalam_Pemrograman_Frontend\" >Interface dalam Pemrograman Frontend<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/#Kelebihan_Menggunakan_Interface\" >Kelebihan Menggunakan Interface<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/#Kesalahan_Umum_Saat_Menggunakan_Interface\" >Kesalahan Umum Saat Menggunakan Interface<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/#Perkembangan_Interface_dalam_Dunia_Pemrograman\" >Perkembangan Interface dalam Dunia Pemrograman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/interface-adalah\/#Related_Posts\" >Related Posts<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Interface\"><\/span>Apa Itu Interface<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Secara sederhana, <strong>interface adalah<\/strong> \u201ckontrak\u201d atau \u201ckesepakatan\u201d dalam kode. Dalam pemrograman berorientasi objek (OOP), interface berisi kumpulan method tanpa isi (tanpa implementasi) yang wajib diisi oleh class yang menggunakannya. Dengan kata lain, interface menentukan apa yang boleh dilakukan oleh sebuah class, tanpa peduli bagaimana cara class tersebut melakukannya.<\/p>\n<p>Kalau dianalogikan, interface itu seperti blueprint pekerjaan. Misalnya dalam perusahaan, ada posisi <em>CustomerService<\/em> yang punya tugas menjawab pertanyaan pelanggan, mencatat keluhan, dan memberi solusi. Interface mendefinisikan daftar tugas itu, sedangkan masing-masing karyawan (class) bisa punya caranya sendiri dalam menjalankannya.<\/p>\n<p>Dalam banyak bahasa pemrograman seperti Java, C#, dan PHP, interface sangat umum digunakan untuk membangun sistem yang fleksibel dan mudah di-maintain.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_dan_Tujuan_Interface\"><\/span>Fungsi dan Tujuan Interface<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mengapa programmer suka menggunakan interface? Karena interface membantu memisahkan antara definisi perilaku dan implementasinya. Beberapa fungsi utama interface antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Abstraksi:<\/strong> Interface memisahkan \u201capa yang dilakukan\u201d dari \u201cbagaimana dilakukan\u201d, sehingga kode lebih terstruktur.<\/li>\n<li><strong>Polimorfisme:<\/strong> Dengan interface, banyak class bisa diperlakukan sama selama mereka mematuhi kontrak yang sama.<\/li>\n<li><strong>Mempermudah testing:<\/strong> Kamu bisa membuat class palsu (mock) yang mengikuti interface untuk keperluan unit test.<\/li>\n<li><strong>Menjaga konsistensi:<\/strong> Semua komponen yang menggunakan interface akan memiliki struktur dan method yang sama.<\/li>\n<li><strong>Fleksibilitas tinggi:<\/strong> Saat satu class diganti, program lain yang menggunakan interface tetap berjalan tanpa perlu diubah.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Struktur_Interface_dalam_Kode\"><\/span>Struktur Interface dalam Kode<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sekarang kita lihat contoh sederhananya. Di bawah ini contoh penggunaan interface dalam bahasa Java:<\/p>\n<pre><code>interface Kendaraan {\r\n    void mulai();\r\n    void berhenti();\r\n}\r\n\r\nclass Mobil implements Kendaraan {\r\n    public void mulai() {\r\n        System.out.println(\"Mobil dinyalakan\");\r\n    }\r\n    public void berhenti() {\r\n        System.out.println(\"Mobil dimatikan\");\r\n    }\r\n}\r\n\r\nclass Motor implements Kendaraan {\r\n    public void mulai() {\r\n        System.out.println(\"Motor dinyalakan\");\r\n    }\r\n    public void berhenti() {\r\n        System.out.println(\"Motor dimatikan\");\r\n    }\r\n}\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Pada contoh di atas, <code>Kendaraan<\/code> adalah interface yang mendefinisikan dua method: <code>mulai()<\/code> dan <code>berhenti()<\/code>. Class <code>Mobil<\/code> dan <code>Motor<\/code> kemudian mengimplementasikan interface tersebut sesuai dengan logika mereka masing-masing.<\/p>\n<p>Inilah esensi konsep <em>interface adalah<\/em> kontrak \u2014 selama class mengikuti aturan method yang sama, sistem akan tahu cara memanggilnya tanpa perlu tahu bagaimana cara kerja di dalamnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Interface_dan_Abstract_Class\"><\/span>Perbedaan Interface dan Abstract Class<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Banyak pemula bingung antara abstract class dan interface karena keduanya sama-sama tidak bisa diinstansiasi. Namun, sebenarnya ada beberapa perbedaan penting:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Aspek<\/th>\n<th>Interface<\/th>\n<th>Abstract Class<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Tujuan<\/td>\n<td>Menetapkan kontrak perilaku<\/td>\n<td>Menetapkan dasar implementasi sebagian<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Isi<\/td>\n<td>Hanya deklarasi method (tanpa isi)<\/td>\n<td>Bisa memiliki method dengan isi dan tanpa isi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Inheritance<\/td>\n<td>Bisa diimplementasi oleh banyak class<\/td>\n<td>Hanya bisa diturunkan ke satu class<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Field\/Variabel<\/td>\n<td>Tidak bisa punya state atau variabel instance<\/td>\n<td>Bisa punya variabel dan konstruktor<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Kesimpulannya, gunakan interface jika kamu hanya ingin menentukan perilaku umum tanpa memaksa adanya implementasi bawaan. Sedangkan abstract class cocok jika kamu ingin menyediakan sebagian logika default yang bisa diturunkan ke turunan class lain.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Penggunaan_Interface_dalam_Dunia_Nyata\"><\/span>Contoh Penggunaan Interface dalam Dunia Nyata<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam pengembangan aplikasi modern, interface digunakan hampir di semua layer. Berikut beberapa contoh nyata penggunaannya:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>1. Repository Pattern di aplikasi web:<\/strong> Dalam arsitektur seperti MVC, interface digunakan untuk mendefinisikan kontrak data repository (misalnya <code>UserRepository<\/code>) agar kode bisnis tidak tergantung pada jenis database yang digunakan.<\/li>\n<li><strong>2. API dan komunikasi antar layanan:<\/strong> Interface menjadi dasar komunikasi antar service, terutama pada microservices. Masing-masing service tinggal mengimplementasikan endpoint sesuai definisi kontrak.<\/li>\n<li><strong>3. Dependency Injection:<\/strong> Framework seperti Spring dan Laravel memanfaatkan interface untuk menghubungkan komponen tanpa harus tahu class spesifiknya.<\/li>\n<li><strong>4. Pengujian Unit:<\/strong> Interface sangat berguna dalam testing karena bisa diganti dengan class mock yang meniru perilaku sistem sebenarnya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Interface_dalam_Pemrograman_Frontend\"><\/span>Interface dalam Pemrograman Frontend<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Konsep interface tidak hanya di backend. Di dunia frontend seperti TypeScript, interface digunakan untuk mendefinisikan bentuk data (tipe objek) agar pengembang tahu struktur yang harus diikuti. Contohnya:<\/p>\n<pre><code>interface User {\r\n  name: string;\r\n  email: string;\r\n  age: number;\r\n}\r\n\r\nfunction printUser(user: User) {\r\n  console.log(`${user.name} (${user.age}) - ${user.email}`);\r\n}\r\n<\/code><\/pre>\n<p>Dengan definisi interface seperti di atas, TypeScript akan memastikan setiap objek yang dikirim ke fungsi <code>printUser()<\/code> memiliki semua properti yang dibutuhkan. Jadi, kesalahan bisa dicegah sejak awal, bahkan sebelum kode dijalankan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_Menggunakan_Interface\"><\/span>Kelebihan Menggunakan Interface<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ada banyak alasan mengapa konsep ini penting, terutama dalam pengembangan sistem besar:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>1. Reusability tinggi:<\/strong> Interface bisa digunakan di berbagai class tanpa duplikasi logika.<\/li>\n<li><strong>2. Kemudahan maintenance:<\/strong> Ketika satu bagian berubah, bagian lain yang memakai interface tetap aman.<\/li>\n<li><strong>3. Skalabilitas:<\/strong> Saat menambah fitur baru, cukup buat class baru yang mengikuti interface yang sama.<\/li>\n<li><strong>4. Dukungan dependency injection:<\/strong> Dengan interface, kode lebih modular dan mudah diuji.<\/li>\n<li><strong>5. Menjaga prinsip SOLID:<\/strong> Interface mendukung prinsip Open\/Closed dan Dependency Inversion dalam desain perangkat lunak.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesalahan_Umum_Saat_Menggunakan_Interface\"><\/span>Kesalahan Umum Saat Menggunakan Interface<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Meski berguna, interface juga bisa disalahgunakan. Berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan developer pemula:<\/p>\n<ul>\n<li>Membuat terlalu banyak interface tanpa kebutuhan nyata, hingga kode malah sulit dilacak.<\/li>\n<li>Menggunakan interface hanya karena \u201cterdengar keren\u201d, padahal class biasa sudah cukup.<\/li>\n<li>Mengubah isi interface setelah banyak class menggunakannya \u2014 ini bisa menyebabkan error di seluruh proyek.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perkembangan_Interface_dalam_Dunia_Pemrograman\"><\/span>Perkembangan Interface dalam Dunia Pemrograman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Dalam beberapa tahun terakhir, konsep interface berkembang lebih jauh. Bahasa seperti Java 8 memperkenalkan <em>default method<\/em> di dalam interface, sehingga bisa punya implementasi bawaan tanpa mengubah struktur lama. Di sisi lain, TypeScript dan Go memperluas maknanya ke definisi kontrak data dan perilaku tanpa harus eksplisit menandai implementasi.<\/p>\n<p>Artinya, interface kini bukan sekadar alat desain kode, tapi juga bagian penting dalam keamanan tipe (<em>type safety<\/em>) dan komunikasi antar sistem.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Secara singkat, <strong>interface adalah<\/strong> cara elegan untuk mendefinisikan kontrak perilaku antar komponen dalam pemrograman. Ia membuat kode lebih rapi, mudah diuji, dan gampang dikembangkan tanpa merusak sistem lain. Baik kamu bekerja di backend dengan Java atau frontend dengan TypeScript, memahami interface akan membuat struktur proyekmu jauh lebih teratur dan profesional.<\/p>\n<p>Kalau kamu ingin mempelajari lebih dalam tentang pemrograman berorientasi objek dan konsep interface di berbagai bahasa, kamu bisa membaca dokumentasi resmi Java di <a href=\"https:\/\/docs.oracle.com\/javase\/tutorial\/java\/concepts\/interface.html\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Java Interface Tutorial<\/a>.<\/p>\n<style>\r\n.lwrp.link-whisper-related-posts{\r\n            \r\n            margin-top: 40px;\nmargin-bottom: 30px;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-title{\r\n            \r\n            \r\n        }.lwrp .lwrp-description{\r\n            \r\n            \r\n\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-container{\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-multi-container{\r\n            display: flex;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-double{\r\n            width: 48%;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-triple{\r\n            width: 32%;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-row-container{\r\n            display: flex;\r\n            justify-content: space-between;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-row-container .lwrp-list-item{\r\n            width: calc(25% - 20px);\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item:not(.lwrp-no-posts-message-item){\r\n            \r\n            \r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item img{\r\n            max-width: 100%;\r\n            height: auto;\r\n            object-fit: cover;\r\n            aspect-ratio: 1 \/ 1;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item.lwrp-empty-list-item{\r\n            background: initial !important;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-link .lwrp-list-link-title-text,\r\n        .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-no-posts-message{\r\n            \r\n            \r\n            \r\n            \r\n        }@media screen and (max-width: 480px) {\r\n            .lwrp.link-whisper-related-posts{\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-title{\r\n                \r\n                \r\n            }.lwrp .lwrp-description{\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-multi-container{\r\n                flex-direction: column;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-multi-container ul.lwrp-list{\r\n                margin-top: 0px;\r\n                margin-bottom: 0px;\r\n                padding-top: 0px;\r\n                padding-bottom: 0px;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-double,\r\n            .lwrp .lwrp-list-triple{\r\n                width: 100%;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-row-container{\r\n                justify-content: initial;\r\n                flex-direction: column;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-row-container .lwrp-list-item{\r\n                width: 100%;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-item:not(.lwrp-no-posts-message-item){\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-link .lwrp-list-link-title-text,\r\n            .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-no-posts-message{\r\n                \r\n                \r\n                \r\n                \r\n            };\r\n        }<\/style>\r\n<div id=\"link-whisper-related-posts-widget\" class=\"link-whisper-related-posts lwrp\">\r\n            <h2 class=\"lwrp-title\">Related Posts<\/h2>    \r\n        <div class=\"lwrp-list-container\">\r\n                                            <div class=\"lwrp-list-multi-container\">\r\n                    <ul class=\"lwrp-list lwrp-list-double lwrp-list-left\">\r\n                        <li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/frequently-asked-questions-adalah-panduanmu\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Frequently Asked Questions Adalah Panduanmu<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/footer-website-fungsi-dan-cara-optimasi\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Footer Website: Fungsi dan Cara Optimasi<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/rekomendasi-mesin-pencari-terbaik-selain-yandex\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Rekomendasi Mesin Pencari Terbaik Selain Yandex<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/contoh-framework-populer-dan-cara-memilihnya\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Contoh Framework Populer dan Cara Memilihnya<\/span><\/a><\/li>                    <\/ul>\r\n                    <ul class=\"lwrp-list lwrp-list-double lwrp-list-right\">\r\n                        <li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/loadbalancer-kunci-stabilitas-server-modern\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Loadbalancer: Kunci Stabilitas Server Modern<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/gateway-adalah-gerbang-koneksi-dunia-digital\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Gateway Adalah Gerbang Koneksi Dunia Digital<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/keyword-stuffing-bikin-website-kena-penalti\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Keyword Stuffing Bikin Website Kena Penalti<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/follow-up-itu-apa-dan-cara-melakukannya-dengan-benar\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Follow Up Itu Apa dan Cara Melakukannya dengan Benar<\/span><\/a><\/li>                    <\/ul>\r\n                <\/div>\r\n                        <\/div>\r\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Interface adalah salah satu konsep paling penting di dunia pemrograman modern. Baik kamu membuat aplikasi mobile, website, maupun sistem besar di backend, konsep interface selalu hadir di dalamnya. Lewat artikel ini, kami akan membahas pengertian interface, cara kerjanya, jenis-jenisnya, hingga contoh penerapannya agar WiseSob makin paham bagaimana peran interface membentuk arsitektur program yang rapi, fleksibel, [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":104726,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":11,"footnotes":""},"categories":[450],"tags":[],"class_list":["post-104725","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-code"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104725","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=104725"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104725\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":105283,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104725\/revisions\/105283"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/104726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=104725"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=104725"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=104725"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}