{"id":104963,"date":"2025-11-16T08:00:43","date_gmt":"2025-11-16T01:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/wisewebster.com\/?p=104963"},"modified":"2025-11-01T09:36:17","modified_gmt":"2025-11-01T02:36:17","slug":"dmaic","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/","title":{"rendered":"DMAIC: Langkah, Contoh, dan Cara Penerapannya"},"content":{"rendered":"<p>DMAIC adalah kerangka kerja populer yang dipakai untuk memperbaiki proses yang sudah berjalan\u2014agar menjadi lebih efisien, konsisten, dan berorientasi hasil. Artikel ini mengupas mulai dari asal-usulnya, lima fase inti, tool dan teknik yang biasa digunakan, hingga tantangan dan tip sukses menerapkannya di lapangan.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_79_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-transparent ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Outline:<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#Apa_itu_DMAIC\" >Apa itu DMAIC?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#Kenapa_DMAIC_penting\" >Kenapa DMAIC penting?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#1_Define_%E2%80%93_Menetapkan_Masalah_Sasaran\" >1. Define \u2013 Menetapkan Masalah &amp; Sasaran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#2_Measure_%E2%80%93_Mengukur_Kondisi_Saat_Ini\" >2. Measure \u2013 Mengukur Kondisi Saat Ini<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#3_Analyze_%E2%80%93_Menggali_Akar_Penyebab\" >3. Analyze \u2013 Menggali Akar Penyebab<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#4_Improve_%E2%80%93_Merancang_Menerapkan_Solusi\" >4. Improve \u2013 Merancang &amp; Menerapkan Solusi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#5_Control_%E2%80%93_Menjaga_Perbaikan_Tetap_Bertahan\" >5. Control \u2013 Menjaga Perbaikan Tetap Bertahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#Kapan_DMAIC_Sebaiknya_Digunakan\" >Kapan DMAIC Sebaiknya Digunakan?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#Tool_Teknik_Umum_untuk_DMAIC\" >Tool &amp; Teknik Umum untuk DMAIC<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#Tantangan_dalam_Penerapan_DMAIC\" >Tantangan dalam Penerapan DMAIC<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#Contoh_Kasus_Sederhana\" >Contoh Kasus Sederhana<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#Bagaimana_WiseWebster_Tim_Anda_Bisa_Memakai_DMAIC\" >Bagaimana WiseWebster &amp; Tim Anda Bisa Memakai DMAIC?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/dmaic\/#Related_Posts\" >Related Posts<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_DMAIC\"><\/span>Apa itu DMAIC?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>DMAIC merupakan akronim dari lima tahap: Define (Tentukan), Measure (Ukur), Analyze (Analisis), Improve (Perbaiki), dan Control (Kendalikan). :contentReference[oaicite:1]{index=1} Metode ini lahir dari dunia manufaktur lewat gerakan Six Sigma dan lean management, namun sekarang diterapkan di banyak sektor\u2014manufaktur, layanan, healthcare, TI, dan lainnya. :contentReference[oaicite:3]{index=3} Intinya: jika sebuah proses tidak memenuhi target kualitas atau waktu, DMAIC bisa jadi metode sistematis agar proses itu berjalan lebih baik.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_DMAIC_penting\"><\/span>Kenapa DMAIC penting?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ada beberapa alasan utama kenapa tim-perbaikan proses menggunakan DMAIC:<\/p>\n<ul>\n<li>Kerangka kerja yang jelas: lima tahap mengikuti urutan logis, jadi tim tahu langkah apa yang diambil selanjutnya. :contentReference[oaicite:4]{index=4}<\/li>\n<li>Data menjadi dasar: bukan hanya \u201ccoba satu ide\u201d, tapi diukur, dianalisis, lalu diperbaiki. :contentReference[oaicite:5]{index=5}<\/li>\n<li>Hasil yang lebih tahan lama: fase terakhir (\u201cControl\u201d) memastikan perbaikan tidak hanya sementara. :contentReference[oaicite:6]{index=6}<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Define_%E2%80%93_Menetapkan_Masalah_Sasaran\"><\/span>1. Define \u2013 Menetapkan Masalah &amp; Sasaran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Di fase ini, tim menetapkan dengan jelas apa yang akan diperbaiki\u2014masalahnya apa, siapa pelanggan (internal atau eksternal), apa dampaknya, serta batasan proyek. :contentReference[oaicite:7]{index=7} Beberapa elemen penting:<\/p>\n<ul>\n<li>Menyusun *project charter* atau dokumen ringkas yang mencakup tujuan, lingkup, tim, dan jadwal.<\/li>\n<li>Melakukan analisis pelanggan: suara pelanggan (Voice of Customer \/ VOC) dan karakteristik kritis kualitas (Critical to Quality \/ CTQ). :contentReference[oaicite:8]{index=8}<\/li>\n<li>Memetakan proses secara garis besar\u2014misalnya menggunakan diagram SIPOC (Supplier-Input-Process-Output-Customer).<\/li>\n<li>Menetapkan target perbaikan: misalnya \u201cmenurunkan tingkat cacat dari 5 % menjadi 2 % dalam 6 bulan\u201d atau \u201cmempercepat lead time dari 10 hari menjadi 7 hari\u201d.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika langkah ini dilewatkan atau kurang tajam, maka seluruh proyek bisa salah arah\u2014tim bisa memperbaiki yang *tidak* paling penting atau mengukur yang salah.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Measure_%E2%80%93_Mengukur_Kondisi_Saat_Ini\"><\/span>2. Measure \u2013 Mengukur Kondisi Saat Ini<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Setelah masalah dan target ditetapkan, fase ini bertujuan memperoleh data valid tentang kondisi proses saat ini. :contentReference[oaicite:9]{index=9} Beberapa kegiatan utama:<\/p>\n<ul>\n<li>Menentukan metrik yang akan digunakan: misalnya % cacat, waktu siklus, biaya unit, jumlah keluhan pelanggan.<\/li>\n<li>Merancang *data collection plan*\u2014darimana data diambil, siapa yang mengumpulkan, berapa sering, dan bagaimana validitasnya diperiksa. :contentReference[oaicite:10]{index=10}<\/li>\n<li>Melakukan analisis sistem pengukuran: apakah alat ukur andal, apakah data bisa dipercaya (misalnya uji R&amp;R \u2013 repeatability &amp; reproducibility).<\/li>\n<li>Menghitung baseline proses: ini adalah angka awal yang akan dibandingkan setelah perbaikan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Tanpa data yang baik, fase-analisis ke depan bisa rusak karena asumsi yang salah. Banyak kegagalan DMAIC berasal dari data pengukuran yang asal-asalan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Analyze_%E2%80%93_Menggali_Akar_Penyebab\"><\/span>3. Analyze \u2013 Menggali Akar Penyebab<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Di tahap ini fokus berpindah dari \u201capa yang terjadi\u201d ke \u201cmengapa terjadi\u201d. Tim mencari akar penyebab yang membuat proses tidak mencapai target. :contentReference[oaicite:11]{index=11} Beberapa alat yang sering digunakan:<\/p>\n<ul>\n<li>Diagram sebab-akibat (Fishbone\/Ishikawa).<\/li>\n<li>Analisis Pareto (80\/20) untuk mengetahui faktor mana yang paling berpengaruh.<\/li>\n<li>Scatter chart, histogram, diagram sebar \u2013 untuk melihat hubungan antara input (X) dan output (Y).<\/li>\n<li>Uji hipotesis atau regressi jika diperlukan untuk validasi penyebab.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Contoh: jika sebuah proses pengiriman sering terlambat, tim bisa mulai dengan mengukur waktu tiap tahap, kemudian melihat apakah backlog, kelebihan beban, atau sistem pemesanan yang salah jadi akar masalah. Setelah akar ditentukan, tim bisa menentukan prioritas perbaikan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Improve_%E2%80%93_Merancang_Menerapkan_Solusi\"><\/span>4. Improve \u2013 Merancang &amp; Menerapkan Solusi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Setelah akar problem teridentifikasi, sekarang waktunya bertindak: merancang perubahan yang akan memperbaiki proses dan kemudian menguji penerapannya. Beberapa hal penting:<\/p>\n<ul>\n<li>Brainstorming dan *design of experiments* (DOE) bisa membantu menentukan solusi terbaik. :contentReference[oaicite:12]{index=12}<\/li>\n<li>Uji coba perubahan dalam skala kecil (pilot) agar risk-nya rendah sebelum implementasi penuh.<\/li>\n<li>Menghitung potensi manfaat: seberapa besar perbaikan yang bisa dicapai (waktu, biaya, kualitas)?<\/li>\n<li>Menerapkan solusi secara penuh dan mulai memonitor hasilnya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Fase Improve ini sangat krusial karena di sinilah terjadi perubahan nyata. Namun juga berisiko: jika solusi diterapkan tanpa menganalisis dampak atau tanpa pilot, bisa jadi malah memperburuk proses atau menimbulkan masalah baru.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Control_%E2%80%93_Menjaga_Perbaikan_Tetap_Bertahan\"><\/span>5. Control \u2013 Menjaga Perbaikan Tetap Bertahan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Menerapkan solusi saja belum cukup\u2014yang lebih penting adalah menjaga agar proses yang sudah diperbaiki itu tetap berjalan dengan baik dan tidak kembali ke kondisi lama (\u201cdrift\u201d). Di sinilah fase Control bekerja. Beberapa elemen:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengembangkan *control plan* yang mencakup indikator kinerja proses, siapa yang bertanggung jawab, bagaimana pemantauan dilakukan.<\/li>\n<li>Standardisasi proses: prosedur kerja (SOP) diperbarui, pelatihan diberikan, dan dokumentasi lengkap disiapkan.<\/li>\n<li>Pemantauan berkelanjutan: chart kontrol, audit proses rutin, dan tindakan koreksi bila ada jalur yang mulai keluar dari batas.<\/li>\n<li>Transisi ke tim operasi: tim proyek menyerahkan proses yang sudah diperbaiki ke tim operasional agar pemeliharaan rutin bisa dilakukan. :contentReference[oaicite:13]{index=13}<\/li>\n<\/ul>\n<p>Fase Control sering dianggap yang paling sulit\u2014karena butuh disiplin organisasi, budaya kerja yang mendukung, dan komitmen jangka panjang.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_DMAIC_Sebaiknya_Digunakan\"><\/span>Kapan DMAIC Sebaiknya Digunakan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Meskipun DMAIC sangat fleksibel, bukan semua situasi cocok. Gunakan DMAIC bila:<\/p>\n<ul>\n<li>Proses sudah berjalan (bukan dari nol) dan perlu diperbaiki. :contentReference[oaicite:14]{index=14}<\/li>\n<li>Terdapat data yang cukup atau bisa dikumpulkan secara sistematis.<\/li>\n<li>Masalahnya cukup kompleks\u2014bukan hanya perbaikan kecil yang bisa langsung dilakukan tanpa analisis.<\/li>\n<li>Target perbaikan jelas dan bisa diukur.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sebaliknya, jika Anda sedang merancang proses baru dari awal, maka metode seperti DMADV (\u201cDefine-Measure-Analyze-Design-Verify\u201d) mungkin lebih tepat. :contentReference[oaicite:16]{index=16}<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tool_Teknik_Umum_untuk_DMAIC\"><\/span>Tool &amp; Teknik Umum untuk DMAIC<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Berikut ringkasan beberapa tool yang sering muncul di tiap fase:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Fase<\/th>\n<th>Tool\/Metode<\/th>\n<th>Kegunaan<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Define<\/td>\n<td>SIPOC, VOC, CTQ, Project Charter<\/td>\n<td>Menetapkan ruang lingkup &amp; target<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Measure<\/td>\n<td>Histogram, R&amp;R, Data Collection Plan<\/td>\n<td>Memastikan data valid dan baseline tercatat<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Analyze<\/td>\n<td>Fishbone, Pareto, Regression, Scatter Plot<\/td>\n<td>Menemukan penyebab utama masalah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Improve<\/td>\n<td>Brainstorming, DOE, Pilot Test, FMEA<\/td>\n<td>Merancang &amp; menguji solusi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Control<\/td>\n<td>Control Chart, SOP, Audit, Dashboard KPI<\/td>\n<td>Menjaga perbaikan tetap berjalan<\/td>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<\/table>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tantangan_dalam_Penerapan_DMAIC\"><\/span>Tantangan dalam Penerapan DMAIC<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Meski struktur DMAIC bagus, banyak organisasi menemui hambatan saat menerapkannya:<\/p>\n<ul>\n<li>Tidak memilih proyek yang tepat atau terlalu kecil\u2014hingga hasilnya tidak signifikan. :contentReference[oaicite:17]{index=17}<\/li>\n<li>Data buruk atau tidak cukup\u2014membuat fase Measure\/Analyze kacau.<\/li>\n<li>Solusi tidak diuji secara cukup; langsung implementasi penuh tanpa pilot bisa memicu kegagalan.<\/li>\n<li>Kurangnya komitmen dari manajemen puncak atau tim operasional\u2014sehingga fase Control lemah dan perbaikan tidak bertahan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Kasus_Sederhana\"><\/span>Contoh Kasus Sederhana<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Misalnya sebuah perusahaan pengiriman antar kota ingin mempercepat waktu pengambilan paket. Tim memilih proyek menggunakan DMAIC:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Define:<\/strong> Masalah: \u201cWaktu pengambilan rata-rata 48 jam, target 30 jam.\u201d Lingkup: kota besar A. Tim, pelanggan, dan stakingholder ditetapkan.<\/li>\n<li><strong>Measure:<\/strong> Data: waktu pengambilan dari 1000 pengiriman terakhir, pengukuran backlog, alasan keterlambatan (mis. kendaraan, sistem, petugas).<\/li>\n<li><strong>Analyze:<\/strong> Hasil: 60% keterlambatan karena sistem input yang double-entry; 30% karena kendaraan penuh; lainnya karena rute tidak optimal.<\/li>\n<li><strong>Improve:<\/strong> Solusi: buat sistem input tunggal, tambah jadwal kendaraan, optimasi rute menggunakan aplikasi. Uji coba dalam satu wilayah kecil selama 2 minggu \u2192 waktu turun jadi 32 jam.<\/li>\n<li><strong>Control:<\/strong> Buat SOP baru, dashboard waktu pengambilan, audit mingguan, dan tim operasi mengambil alih monitoring.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_WiseWebster_Tim_Anda_Bisa_Memakai_DMAIC\"><\/span>Bagaimana WiseWebster &amp; Tim Anda Bisa Memakai DMAIC?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Jika Anda di bidang digital-marketing, web-development, atau SEO\u2014perusahaan seperti WiseWebster bisa memakai DMAIC untuk meningkatkan misalnya \u201cwaktu lead masuk ke situs\u201d, \u201crasio konversi landing page\u201d, atau \u201ckelelahan tim proyek\u201d:<\/p>\n<ul>\n<li>Define: tetapkan metrik yang ingin diperbaiki (contoh: rasio konversi landing dari 2% menjadi 3% dalam 3 bulan).<\/li>\n<li>Measure: kumpulkan data konversi, jalur pengguna, sumber trafik, waktu muat halaman.<\/li>\n<li>Analyze: cari faktor penghambat (kecepatan load, copy kurang pengaruh, CTA kurang jelas).<\/li>\n<li>Improve: uji variasi landing page, optimasi kecepatan server, buat CTA yang lebih jelas.<\/li>\n<li>Control: monitoring rutin, dashboard konversi, update SOP tim pemasaran\/web, pelatihan ulang jika perlu.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>DMAIC adalah kerangka kerja yang sangat berguna untuk perbaikan proses yang sudah berjalan\u2014jelas, terukur, dan sistematis. Langkah-langkah Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control membantu menghindari \u201csolusi tempurung\u201d dan membawa perbaikan nyata yang tahan lama. Bila Anda siap memilih proyek yang tepat, mendukung data, dan punya komitmen tim + manajemen, metode ini bisa jadi jalan untuk kualitas dan efisiensi yang lebih tinggi.<\/p>\n<style>\r\n.lwrp.link-whisper-related-posts{\r\n            \r\n            margin-top: 40px;\nmargin-bottom: 30px;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-title{\r\n            \r\n            \r\n        }.lwrp .lwrp-description{\r\n            \r\n            \r\n\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-container{\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-multi-container{\r\n            display: flex;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-double{\r\n            width: 48%;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-triple{\r\n            width: 32%;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-row-container{\r\n            display: flex;\r\n            justify-content: space-between;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-row-container .lwrp-list-item{\r\n            width: calc(25% - 20px);\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item:not(.lwrp-no-posts-message-item){\r\n            \r\n            \r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item img{\r\n            max-width: 100%;\r\n            height: auto;\r\n            object-fit: cover;\r\n            aspect-ratio: 1 \/ 1;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item.lwrp-empty-list-item{\r\n            background: initial !important;\r\n        }\r\n        .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-link .lwrp-list-link-title-text,\r\n        .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-no-posts-message{\r\n            \r\n            \r\n            \r\n            \r\n        }@media screen and (max-width: 480px) {\r\n            .lwrp.link-whisper-related-posts{\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-title{\r\n                \r\n                \r\n            }.lwrp .lwrp-description{\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-multi-container{\r\n                flex-direction: column;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-multi-container ul.lwrp-list{\r\n                margin-top: 0px;\r\n                margin-bottom: 0px;\r\n                padding-top: 0px;\r\n                padding-bottom: 0px;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-double,\r\n            .lwrp .lwrp-list-triple{\r\n                width: 100%;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-row-container{\r\n                justify-content: initial;\r\n                flex-direction: column;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-row-container .lwrp-list-item{\r\n                width: 100%;\r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-item:not(.lwrp-no-posts-message-item){\r\n                \r\n                \r\n            }\r\n            .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-link .lwrp-list-link-title-text,\r\n            .lwrp .lwrp-list-item .lwrp-list-no-posts-message{\r\n                \r\n                \r\n                \r\n                \r\n            };\r\n        }<\/style>\r\n<div id=\"link-whisper-related-posts-widget\" class=\"link-whisper-related-posts lwrp\">\r\n            <h2 class=\"lwrp-title\">Related Posts<\/h2>    \r\n        <div class=\"lwrp-list-container\">\r\n                                            <div class=\"lwrp-list-multi-container\">\r\n                    <ul class=\"lwrp-list lwrp-list-double lwrp-list-left\">\r\n                        <li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/arti-branded-dan-kenapa-itu-penting-banget\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Arti Branded dan Kenapa Itu Penting Banget<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/downgrade-adalah-solusi-saat-upgrade-gagal\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Downgrade Adalah Solusi Saat Upgrade Gagal<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/versi-lain-dari-web-adalah-perkembangan-alaminya\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Versi Lain dari Web Adalah Perkembangan Alaminya<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/8-tools-affiliate-marketing-software-canggih\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">8 Tools Affiliate Marketing Software Canggih<\/span><\/a><\/li>                    <\/ul>\r\n                    <ul class=\"lwrp-list lwrp-list-double lwrp-list-right\">\r\n                        <li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/kode-otp-adalah-sistem-keamanan-digital-modern\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Kode OTP Adalah Sistem Keamanan Digital Modern<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/server-proxy-gratis-terbaik-dan-cara-pakainya\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Server Proxy Gratis Terbaik dan Cara Pakainya<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/storage-artinya-apa-ini-penjelasan-mudahnya\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Storage Artinya Apa? Ini Penjelasan Mudahnya<\/span><\/a><\/li><li class=\"lwrp-list-item\"><a href=\"https:\/\/wisewebster.com\/en\/kata-kata-promosi-yang-menjual-dan-bikin-nempel\/\" class=\"lwrp-list-link\"><span class=\"lwrp-list-link-title-text\">Kata-Kata Promosi yang Menjual dan Bikin Nempel<\/span><\/a><\/li>                    <\/ul>\r\n                <\/div>\r\n                        <\/div>\r\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DMAIC adalah kerangka kerja populer yang dipakai untuk memperbaiki proses yang sudah berjalan\u2014agar menjadi lebih efisien, konsisten, dan berorientasi hasil. Artikel ini mengupas mulai dari asal-usulnya, lima fase inti, tool dan teknik yang biasa digunakan, hingga tantangan dan tip sukses menerapkannya di lapangan. Apa itu DMAIC? DMAIC merupakan akronim dari lima tahap: Define (Tentukan), Measure [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":104964,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"iawp_total_views":193,"footnotes":""},"categories":[455],"tags":[],"class_list":["post-104963","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-general"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104963","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=104963"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104963\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":105437,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104963\/revisions\/105437"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/104964"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=104963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=104963"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wisewebster.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=104963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}